Judul kali ini mungkin adalah hal sepele tetapi susah di lakukan dalam kehidupan kita. kenapa sih kita susah minta maaf ? karena kita gengsi. Kenapa harus gengsi padahal perbuatan itu termasuk perbuatan terpuji ? karena bagi mereka dengan kita meminta maaf bisa menurunkan derajat seseorang. Kata ini mungkin sering kita dengar kata yang mudah jika kita melakukan kesalahan yang kecil contohnya kita dateng telat ketika sudah janji "maaf ya telat tadi macet atau bla bla bla". Pernah kalian pikir bahwa kata maaf ini sangat berharga sekali karena di dalamnya mengandung makna bahwa kita tidak akan mengulangi kesalahan yang sama pada orang yang kita ucapkan maaf. Cerita yang bisa saya share pada judul kali ini mungkin bisa membuat kita lebih mengerti akan arti kata maaf.
Pada suatu hari saya berkunjung kerumah teman saya untuk mengunjungi ibunya yang sedang sakit sesampainya di sana saya melihat dia sedang merawat ibunya pada saat itu saya merasa tersentuh karena orang tersebut yang saya kenal ia adalah seorang jagoan bisa di bilang dia di segani, akan tetapi ternyata ia masih bisa merawat ibunya dengan baik sesampainya disana seperti biasa saya basa basi dan menyerhakan sedikit jajanan untuk ibunya dan berdoa agar cepat sembuh. ibunya pun berkata kepada saya untuk membantu membimbing dia agar menjadi anak yang baik.
Keesokan harinya saya bertemu dengan ia di jalan dan ketika saya tanya mau kemana ia hanya menjawab " mau membantu pengobatan ibu " entah apa maksudnya saya kurnag mengerti akan tetapi ketika saya melihat cara bicaranya sepertinya ia sedang memerlukan bantuan dan saya pun menawarkan diri kepanya " bro boleh nggak gua bantu buat bantuin pengobatan ibu lo " ia pun menjawab " tidak usah kamu sekolah saja sudah ya aku pergi dulu " karena aku penasaran aku mengikuti dia ternyata ia bekerja di suatu proyek sebagai kuli. Dia bekerja dengan sungguh-sungguh aku seperti melihat sesosok seorang ayah pada dirinya dimana ia bertanggung jawab atas keluarganya.
Esok harinya ketika aku ingin menjenguk ibunya ternyata kata tetangga ibunya di bawa ke rumah sakit dan tetangganya pun cerita sedikit tentang masalahnya dimana ia hanya hidup berdua saja dengan ibunya setelah bapaknya pergi meninggalkan ibunya. Akhirnya saya mengerti kenapa ia sangat nakal di sekolah karena ia ingin menunjukan pada ayahnya bahwa ia bisa menjaga ibunya. Setelah mendengar cerita tersebut aku pergi kerumah sakit untuk menemuinya tetapi sesampai nya disana aku mendengar percakapan antara seorang ibu dan anak yang membuat ku menanggis.
"ma jangan pergi ya aku pasti cari duit biar mama cepet sembuh maafin aku kalau punya salah sama mama. mama cepet bangun ya aku gak mau kehilangan mama aku belum sempet minta maaf sama mama maafin kalau selama ini aku selalu marah pada mama aku mohon mama cepet bangun".
Setelah mendengar itu aku batal kan niatku untuk menjenguk ibunya aku ingin membiarkan ia sendiri dulu, akan tetapi aku sekarang mengerti bahwa pentingnya ucapan maaf aku hanya memberi saran sebelum kalian menyesal nanti
Saran untuk orang yang susah meminta maaf:
"Meminta maaf mungkin sulit di ucapkan akan tetapi cobalah sebelum kalian menyesal".
Saran untuk orang yang mudah meminta maaf:
"Perlu kalian ketahui bahwa ucapan maaf bukanlah ucapan yang mudah kalian ucapakan ketika kalian mengucapkan maaf berarti kalian telah berjanji tidak akan mengulanginya lagi jika kalian masih mengulanginya lagi maka yang akan kalian rasakan hanyalah penyesalan "
Pada suatu hari saya berkunjung kerumah teman saya untuk mengunjungi ibunya yang sedang sakit sesampainya di sana saya melihat dia sedang merawat ibunya pada saat itu saya merasa tersentuh karena orang tersebut yang saya kenal ia adalah seorang jagoan bisa di bilang dia di segani, akan tetapi ternyata ia masih bisa merawat ibunya dengan baik sesampainya disana seperti biasa saya basa basi dan menyerhakan sedikit jajanan untuk ibunya dan berdoa agar cepat sembuh. ibunya pun berkata kepada saya untuk membantu membimbing dia agar menjadi anak yang baik.
Keesokan harinya saya bertemu dengan ia di jalan dan ketika saya tanya mau kemana ia hanya menjawab " mau membantu pengobatan ibu " entah apa maksudnya saya kurnag mengerti akan tetapi ketika saya melihat cara bicaranya sepertinya ia sedang memerlukan bantuan dan saya pun menawarkan diri kepanya " bro boleh nggak gua bantu buat bantuin pengobatan ibu lo " ia pun menjawab " tidak usah kamu sekolah saja sudah ya aku pergi dulu " karena aku penasaran aku mengikuti dia ternyata ia bekerja di suatu proyek sebagai kuli. Dia bekerja dengan sungguh-sungguh aku seperti melihat sesosok seorang ayah pada dirinya dimana ia bertanggung jawab atas keluarganya.
Esok harinya ketika aku ingin menjenguk ibunya ternyata kata tetangga ibunya di bawa ke rumah sakit dan tetangganya pun cerita sedikit tentang masalahnya dimana ia hanya hidup berdua saja dengan ibunya setelah bapaknya pergi meninggalkan ibunya. Akhirnya saya mengerti kenapa ia sangat nakal di sekolah karena ia ingin menunjukan pada ayahnya bahwa ia bisa menjaga ibunya. Setelah mendengar cerita tersebut aku pergi kerumah sakit untuk menemuinya tetapi sesampai nya disana aku mendengar percakapan antara seorang ibu dan anak yang membuat ku menanggis.
"ma jangan pergi ya aku pasti cari duit biar mama cepet sembuh maafin aku kalau punya salah sama mama. mama cepet bangun ya aku gak mau kehilangan mama aku belum sempet minta maaf sama mama maafin kalau selama ini aku selalu marah pada mama aku mohon mama cepet bangun".
Setelah mendengar itu aku batal kan niatku untuk menjenguk ibunya aku ingin membiarkan ia sendiri dulu, akan tetapi aku sekarang mengerti bahwa pentingnya ucapan maaf aku hanya memberi saran sebelum kalian menyesal nanti
Saran untuk orang yang susah meminta maaf:
"Meminta maaf mungkin sulit di ucapkan akan tetapi cobalah sebelum kalian menyesal".
Saran untuk orang yang mudah meminta maaf:
"Perlu kalian ketahui bahwa ucapan maaf bukanlah ucapan yang mudah kalian ucapakan ketika kalian mengucapkan maaf berarti kalian telah berjanji tidak akan mengulanginya lagi jika kalian masih mengulanginya lagi maka yang akan kalian rasakan hanyalah penyesalan "
Tidak ada komentar:
Posting Komentar