Sabtu, 07 Februari 2015

Memori Terindah

Pernakah kalian mengetahui apa hal yang berharga dalam hidup kalian dan paling berkesan pasti tentunya ada, kali ini saya akan sedikit cerita dan share tentang hal terindah. Cerita ini bermula saat aku sedang berobat dan melihat seorang anak kecil yang sangat ceria sekali sampai aku tidak mengetahui dia memiliki penyakit yang mematikan yaitu penyakit kanker yang menyerang otak saya sedikit lupa tentang nama asli penyakit itu yang pasti penyakit itu menyerang otak.
               
Saya akan memberikan inisial nama saja anak itu seorang perempuan berumur 14 tahun sebut saja aisyah gadis yang memberikan ku sebuah arti tentang hidup. Awal pertemuanku adalah ketika aku dirumah sakit dan mengalami perawatan intensif aku hampir menyerah karena sesuatu yang berharga dalam hidupku akan hilang yaitu organ tubuhku ginjal. Ketika aku berjalan dengan tatapan kosong dan rasa sedih aku menabrak seorang wanita dimana wanita itu adalah ibu dari aisyah dari situ saya mengobrol dengan dia.


Pada saat kami mengobrol ia bercerita tentang aisyah kepadaku dengan menahan rasa sedih sambil berkata “jika kamu anak muda kehilangan sesuatu dari hidupmu apa yang akan kamu lakukan ?” pada saat itu saya tidak bisa menjawab dengan logis karena sayapun sedang bersedih jadi sayapun menjawab “pastinya sedih dan menangis” lalu ibu itu berkata lagi “lalu jika kamu sedih dan menangis akan membuat sesuatu yang hilang itu kembali padamu ?” akupun menjawab “bisa ya bisa tidak” dengan nada pesimis lalu ibu itu bercerita tentang aisyah panjang lebar hingga suatu kalimat yang membuatku sedikit terkejut anak seceria itu bisa menanggung sakit yang parah sekali. Entah apa yang ada di pikiran saya saat itu saya merasa malu sekali. Saya berkata pada ibu aisyah “bolehkah saya berbicara dengan aisyah tante?” ibu itu menjawab “silakan nak”, sayapun menghampiri aisyah dan saya berbicara dengan dia ternyata dia tidak tahu tentang penyakitnya itu dia berkata pada saya “kak misalkan di suruh memilih kakak lebih baik hilang ingatan apa kehilangan nyawa?” pada saat itu saya tidak bisa menjawab pertanyaan itu saya hanya mengatakan “kalau aisyah sendiri bagaimana?” dia bercerita “saya mau cerita kak tapi kakak harus jaga rahasia ya kak” aku menjawab “iya deh kamu mau cerita apa ?” aisyah bercerita kemarin ia mendengarkan pembicaraan dokter dan ibunya tanpa sengaja ia mendengar pembicaraan itu di sela pembicaraan ia mendengar bahwa aisyah harus operasi agar bisa selamat tapi di sisi lain separuh memorinya akan hilang. Pada saat itu aisyah selalu berusaha agar terlihat sehat agar tidak di operasi. Pada saat kami berbicara ia berkata “aku lebih baik kehilangan nyawaku di banding kehilangan memoriku karena banyak sekali hal terindah yang pernah aku lalui bersama ibuku, ayahku, kakeku, neneku dan saudara-saudaraku aku tidak ingin menghapus itu aku ingin mereka ada di ingatanku”. Pada saat itu aku ingin sekali menangis tapi aku tahan aku tak ingin terlihat bersedih di depan aisyah. Setelah selesai bicara sayapun berpamitan pada ibunya aisyah dan aisyah.

Sejak pertemuan saya dengan aisyah dan ibunya saya mengambil pelajaran meskipun kita sakit jangan buat orang beranggapan kita sakit tapi bertingkahlah seperti orang sehat dan tanamakan pada diri kalian “bahwa saya kuat”. Satu lagi adalah jangan membuang memori terindah dalam otak kita karena pada memori itu kita akan selalu mengenang masa itu walaupun terkadang sakit untuk melihat kebelakang karena dia telah pergi tapi percayalah bahwa hal terindah itu akan membuat kamu menjadi orang kuat bahkan 1000 kali lebih kuat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar